Archive for the ‘Network’ Category

02
Sep

XAMPP adalah perangkat lunak bebas, yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program.

Fungsinya adalah sebagai server yang berdiri sendiri (localhost), yang terdiri atas program Apache HTTP Server, MySQL database, dan penerjemah bahasa yang ditulis dengan bahasa pemrograman PHP dan Perl. Nama XAMPP merupakan singkatan dari X (empat sistem operasi apapun), Apache, MySQL, PHP dan Perl. Program ini tersedia dalam GNU General Public License dan bebas, merupakan web server yang mudah digunakan yang dapat melayani tampilan halaman web yang dinamis.


WordPress adalah sebuah aplikasi sumber terbuka (open source) yang sangat populer digunakan sebagai mesin blog (blog engine).

WordPress dibangun dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data (database) MySQL. PHP dan MySQL, keduanya merupakan perangkat lunak sumber terbuka (open source software). Selain sebagai blog, WordPress juga mulai digunakan sebagai sebuah CMS (Content Management System) karena kemampuannya untuk dimodifikasi dan disesuaikan dengan kebutuhan penggunanya. WordPress adalah penerus resmi dari b2/cafelog yang dikembangkan oleh Michel Valdrighi. Nama WordPress diusulkan oleh Christine Selleck, teman ketua pengembang (developer), Matt Mullenweg. WordPress didistribusikan dengan Lisensi Publik Umum GNU.

-Wikipedia

Yang dibutuhkan alam membuat web blog di localhost adalah:

  1. XAMPP (untuk download, klik di sini) atau di http://www.apachefriends.org/en/xampp-windows.html pilih dalam bentuk 7zip (sekitar 56MB).
  2. Wordpress Installer (untuk download, klik disini) atau di http://wordpress.org/download/ (sekitar 3MB).

Langkah istalasi:

  • Karena saya menggunakan XAMPP versi 7zip, jadi tinggal extract XAMPP di dimanapun anda suka, misal di C:\
  • Double click setup_xampp.bat lalu tunggu beberapa saat hingga ia secara otomatis mengclose CMD.
  • Buka xampp-control.exe lalu di bagian Apache dan MySql klik start hingga keduanya running

  • Buka browser anda lalu ketikkan localhost di web address. Jika diminta untuk memilih bahasa, pilih English. Lalu di bagian “Tools”, pilih “phpMyAdmin”. Di bagian Create New Database, berikan nama terserah anda. Nama database ini nantinya akan digunakan untuk database wordpress. saya menggunakan nama “blogdb” Lalu click create.
  • lalu ada pemberitahuan jika database telah dibuat. lalu klik localhost -> databases untuk melihat database yang telah anda buat.

  • sekarang masuk ke folder htdocs XAMPP (jika anda mengikuti tutorial ini, maka folder ada di C:\xampp\htdocs)
  • extract wordpress yg sudah di download di dalam folder htdocs
  • rename wp-config-sample.php menjadi wp-config.php lalu edit file tersebut (bisa dengan notepad, tapi lebih baik dengan notepad++)
  • ubah mulai baris ke 19 menjadi seperti ini
define('DB_NAME', 'blogdb');

/** MySQL database username */
define('DB_USER', 'root');

/** MySQL database password */
define('DB_PASSWORD', '');

/** MySQL hostname */
define('DB_HOST', 'localhost');

DB_NAME adalah database yang dibuat tadi

DB_USER adalah nama user dari MySQL, dan secara default passwordnya adalah kosong…

DB_HOST adlah host yg digunakan. dalam hal ini adalah localhost.

  • buka Celana & Baju browser anda (becanda dikit, lahh) , lebih baik gunakan firefox
  • di web address, ketik http://localhost/wordpress
Site Title = isi dengan judul Blog anda. Saya menggunakan "HaTeTePeZet" sebagai nama blog saya
Username = username anda ketika anda nanti akan login ke blog anda
password = isi dg password anda, kotak yg atas dan bawah harus diisi dg password yg sama.
Email = isi dg email anda.
  • Checklist di bagian “Allow my site to appear like Google……” agar blog anda saat diupload ke internet nanti bisa masuk ke search engine seperti Google atau yg lainnya.
  • setelah itu ada login screen, anda bisa login, lalu kembali ke http://localhost/wordpress untuk melihat  blog anda yg baru.
  • untuk menambah tema, lebih baik dilakukan manual karena jika melalui wordpress theme upload, wordpress akan meminta fitur FTP…
  • Untuk menambah tema pertama download dulu tema yg anda suka di wordpress.org/extend/themes/ atau mendownload tema yg saya gunakan (klik disini untuk download langsung)
  • extract tema tersebut di C:\xampp\htdocs\wordpress\wp-content\themes
  • lalu di firefox, masuk ke localhost/wordpress/wp-admin jika muncul login screen, maka login terlebih dahulu
  • Di tab sebelah kiri, ke bagian Appearance -> Themes
  • pilih tema Adventure yang anda extract tadi lalu pilih Activate…

Maka tampilan Blog anda akan seperti ini :

Untuk membackup MySQL, masuk ke localhost/phpmyadmin lalu pilih tab “export”

di bagian kiri ada list database yg telah anda buat, silakan dipilih mana saja yg akan di backup, lalu jangan lupa di bagian bawah pilih “zipped” lalu klik “go” tinggal download backup my sql anda.

untuk restore, masuk ke bagian import, lalu klik browse dan pilih file .zip hasil backup tadi lalu klik “go” di bagian bawah…

tutorial untuk diupload ke dalam internet, akan menyusul.

01
Mar

Mulai belakangan ini, banyak ISP yang mulai memblokir situs yang dilarang. Memang itu bagus tujuannya karena mencegah situs yang tidak mendidik dan menjaga bandwidth negara kita agar tidak terpakai untuk hal yang “begituan”.

tapi tetap ada saja 1000 cara (gak 1000 juga sih, sebenernya…) untuk membobol situs yang diblokir dari mulai menggunakan anonymous proxy, aplikasi yang mem-private kan aktivitas internet, dan lain-lain.

yang saya bahas disini adalah cara yang paling simpel, yaitu dengan mengganti DNS Server.

Caranya :

Baik itu di Windows atau Linux, caranya sama, yaitu ganti DNS anda ke DNS Public (disini saya menggunakan DNS dari Google)

Kenapa pakai dari Google?

karena saat ini DNS Google setau saya belum memblokir banyak situs, (baru yang mengandung malware dan berbau virus, itupun demi keamanan google sendiri)

Ganti DNS server anda seperti ini:

DNS Primary = 8.8.8.8

DNS Secondary = 8.8.4.4

stelah selesai, maka situs yang diblokir oleh ISP di Indonesia tidak akan terblok lagi.

Bagaimana cara kerjanya?

DNS Server Indonesia (seperti Telkom, SMART, dll.) diibaratkan sebuah pintu tol yang membatasi jalan mana saja yang boleh kita lewati dengan tujuan membuat kita selalu di jalan yang benar sesuai hukum di Indonesia, sementara DNS Public (Public DNS, Google DNS, dan Free DNS lainnya) adalah jalan tol yang membebaskan kita untuk berjalan kemana saja tanpa ada aturan yang berlaku. Semua resiko ada di kita. Jadi, jika kita menggunakan DNS Public, maka kita tidak lagi terikat dengan peraturan yang diberikan oleh DNS Indonesia.

*note:

1.Cara ini belum dicoba di network yang menggunakan Mikrotik / PC Gateway atau semacamnya. Baru dicoba di network yang PC-nya langsung terhubung dg gateway…

2.Cara ini hanya sebagai pengetahuan dan digunakan untuk memperbaiki kekurangan dari cara memblokir yang sekarang. Semoga ISP di Indonesia menyadari dan mengganti teknik blokir nya sekarang dengan teknik yang lebih baik.

3.Jangan salahgunakan tutorial di blog ini (yang punya blog kaga mau tanggung jawab)

22
May

Seperti yang kita tau, banyak cara untuk mengamankan/mem-backup file dari menyimpannya di media lain, atau menyimpannya ke drive online.

Kali ini saya membiacarakan tentang menyimpan file secara online.

OK.

Masalah#1 : Mengapa Harus Online?

Itu karena media backup yang kita gunakan juga sering mengalami kerusakan sehingga memerlukan media backup lebih dari satu, misalnya jika kita ingin membackup file, minimal kita harus membackup pada dua tempat berbeda karena MUNGKIN SAJA (misal) harddisk external yang kita gunakan untuk  membackup tanpa sengaja terjatuh dari meja setinggi 70 centimeter dan tertimpa panci yang berisi penuh oleh air mendidih serta sedikit ayam didalamnya (dramatis sekali tapi mungkin saja terjadi kekeekeee…) maka dengan cepat kita harus mengecek media backup lainnya – apakah media itu juga mengalami hal buruk serupa, atau tidak. Jika tidak, maka segeralah mem-backup ulang agar data anda tetap aman. Untuk  membeli media penyimpanan baru pun memerlukan uang (minimal 5000) dan jika berlangsung terus menerus, maka…. taadaaa… uang bisa habis hanya untuk membeli media backup… jadi sebaiknya anda menyimpannya secara online di internet…

Masalah#2 : Apa Aman Menyimpan Secara Online?

Itu yang paling sering dipertanyakan oleh umum saat hendak menyimpan data secara online karena biasanya sesuatu yang online bersifat mudah di ‘culik’ tanpa bertanggung jawab.

Masalah#3: Solusinya!

Solusi 1:

Jika anda berniat menyimpan file biasa, cobalah simpan dengan cara mendaftar ke situs yang menyediakan jasa upload&penyimpanan gratis misal 4shared, indowebster, dan lain-lain. File yang anda upload bisa dibagi dengan semua umat manusia di bumi. Tapi jangan lupa perhatikan syarat dari masing-masing penyedia jasa, misalnya untuk 4shared anda diharuskan untuk login tiap bulan, atau data anda akan dihapus tanpa pemberitahuan serta tidak bisa me-resume file yang sedang di download jika sambungan anda terputus, atau indowebster yang sering maintenance server, dan lain-lain.

Solusi 2:

Jika anda memiliki file yang lmayan pribadi, gunakanlah free web hosting, lalu masukkan data anda kesana Contoh free hosting adalah Freehostia000webhost, dan lain-lain. jika anda benar2 tidak ingin orang lain tau data anda, ya jangan diberitahu alamat web anda. Kekurangan untuk Freehostia adalah, kapasitas yang diberikan sepertinya sangat kurang bagi temapt untuk backup dan jika anda mnginginkan space yang cukup besar, anda harus menggunakan premium service. Sementara untuk 000webhost, dia menyediakan kapasitas yang cukup besar (1GB). Masalahnya, akan memakan waktu cukup lama jika anda mendownload file dari sana karena banyaknya pemakai jasa free hosting tersebut…

Solusi 3: Menggunakan Jasa DropBox.

Dropbox bisa dibilang sangat cocok untuk membackup file anda karena setiap anda menyalakan komputer, dia langsung mengupdate file yang ada di folder “dropbox” di komputer anda. jadi kemanapun anda berada, tinggal buka account dropbox anda dan dengan mudah mendownloadnya, fitur lain dropbox adalah :  anda bisa sharing folder dengan teman anda yang juga menggunakan dropbox. jadi saat ingin meminta file, anda tingal melihat ke shared folder dan mendownloadnya. kapasitas yang diberikan dropbox saat anda pertama membuat account adalah 2GB dan setelah mengikuti beberapa step, and aakan mendapat 250MB sebagai tambahan. jika anda terus meng-invite teman anda dan banyak yang menggunakan dropbox karena saran anda, maka anda bisa mendapat 250MB gratis lagi dan batas maksimal disk space adalah 8GB!!!! wow, cukup besar…

Sayangnya dropbox juga mempunyai kekurangan ika mendaftar sebagai member biasa yaitu, kita hanya mengembalikan data kita yang terhapus dalam jangka waktu 30hari. Misal, file MP3 di komputer anda terhapus maka, jika dalam waktu 30hari anda tidak segera me-restore, file tersebut akan dihapus dari folder dropbox online anda… jika ingin memiliki fitur “pack-rat” (dalam nama lain: undelete forever) yang memungkinkan anda untuk men-undelete file tanpa batas waktu, anda harus menjadi premium member terlebih dahulu. Bagi saya harganya tidak cukup mahal, sekitar 1juta rupiah per tahun kalau kita bandingkan dengan jasa yang dia berikan.

Jadi, apakah anda sudah memiliki rencana untuk mem-backup secara online?

Selamat Mencoba ^^

02
May

Rute Statik adalah rute atau jalur spesifik yang ditentukan oleh user untuk meneruskan paket dari sumber ke tujuan. Rute ini ditentukan oleh administrator untuk mengontrol perilaku routing dari IP “internetwork”.

Pentingnya Rute Statik Rute Statik menjadi sangat penting jika software IOC Cisco tidak bisa membentuk sebuah rute ke tujuan tertentu. Rute Statik juga sangat berguna untuk membuat “gateway” untuk semua paket yang tidak bisa di”routing”.(default route).

“Stub Network” Rute Statik, umumnya digunakan untuk jalur/path dari jaringan ke sebuah “stub network” (jaringan yang dibelakangnya tidak ada jaringan lain).

Ok… Pertama, mari buat sebuah konsep jaringan seperti ini (bisa klik gambar untuk ukuran sebenarnya) :   Sebelum menyambung kabel, ada yang perlu diingat bahwa router tipe ini hanya mempunyai 2port dan kita harus menambahkan portnya sendiri. Caranya, masuk ke Router1 (karena hanya Router1 yang perlu ditambah port nya) Di tab Physical,

  1. Pilih NM-2FE2W
  2. Matikan Router
  3. Drag gambar port ke tempat kosong di Router1
  4. Jangan lupa nyalakan kembali port

(silakan lihat gambar berikut) Setelah Router dinyalakan kembali, mari memasang kabel dengan skema seperti ini : OK… sekarang mari bermain CLI… heheheheheee… Seperti biasa, yang didalam kurung dan di bold hanya penjelasan dari command di bawahnya.

Untuk Konfigurasi RouterO :

(masuk ke konfigurasi Router)

Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.

(masuk ke interface dari fa0/1)

Router(config)#int fa0/1

(membuat gateway untuk fa0/1)

Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0

(Menyalakan konfigurasi dari fa0/1)

Router(config-if)#no shut

(Jika langkah di atas anda lakukan dengan benar, maka jalur dari Router O ke bawah akan berwarna hijau)

%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/1, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/1, changed state to up

(Keluar dari Interface fa0/1)

Router(config-if)#ex
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.3.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up

(membuat routing ke ip network 192.168.2.0 dan 192.168.5.0 [yang nanti akan dibuat] melalui fa0/0)

Router(config-if)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 fa0/0
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip route 192.168.5.0 255.255.255.0 fa0/0
Router(config)#ex
Router#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console

(me- write konfigurasi)

Router#wr
Building configuration...
[OK]
.

Untuk Konfigurasi Router1 :

(hanya commandnya yang saya tulis, pemberitahuan saya tiadakan)

Router>en
Router#conf t

(membuat gateway pada router1)

Router(config)#int fa0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex

(mengkonfigurasi jalur antar RouterO dengan Router1)

Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.3.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

Router(config-if)#ex

(Jika langkah di atas benar, maka jalur dari RouterO ke Router1 akan tersambung)

(mengatur konfigurasi untuk fa0/1)

Router(config)#int fa1/0

Router(config-if)#ip address 192.168.4.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex

(membuat routing ke kedua router)

Router(config)int fa0/0
Router(config-if)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 fa0/0
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip route 192.168.5.0 255.255.255.0 fa1/0
Router(config)#ex
Router#wr
.

Untuk konfigurasi Router2 :

Router>en
Router#conf t

Router(config)#int fa0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.5.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#ex
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.4.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut

Router(config-if)#ip route 192.168.1.0 255.255.255.0 fa0/0
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip route 192.168.2.0 255.255.255.0 fa0/0
Router(config)#ex
Router#
Router#wr
-------------------------------------------------------------------

Sekarang mari beri IP ke tiap komputer

IP di RouterO :

-PC O :

IP = 192.168.1.2
Subnet = 255.255.255.0
Gateway = 192.168.1.1

-PC 1 :

IP = 192.168.1.3
Subnet = 255.255.255.0
Gateway = 192.168.1.1

IP di Router1 :

-PC 2 :

IP = 192.168.2.2
Subnet = 255.255.255.0
Gateway = 192.168.2.1

IP di Router2 :

-PC 3:

IP = 192.168.5.2
Subnet = 255.255.255.0
Gateway = 192.168.5.1

-Laptopnya Si Bos (iseng soalnya bosen ngeliat komputer standar mulu)

IP = 192.168.5.3
Subnet = 255.255.255.0
Gateway = 192.168.5.1

Naaahhh.. sekarang mari kita uji koneksi dengan cara ping ke komputer lain dari masing-masing PC…

Jika semua bisa Reply, maka anda sudah berhasil me-Routing…

Beginilah hasil akhir lengkap dengan kabel, gateway, dll (klik untuk ukuran asli)

seperti biasa, ini tugas sekolah Packet tracer yang diberikan guru saya, nih… hehehehee…

Semoga membantu… :-D

07
Apr

“Virtual LAN atau disingkat dengan VLAN. Di dalam switch LAN, suatu fitur yang menggunakan standar 802.1Q. Fitur pada switch LAN ini, suatu port berjalan jika jika ada yang menuju segmen yang sama. Istilah lainnya pada fitur ini adalah V Segmen atau virtual segmen. Suatu device atau user yang pertukaran informasinya cukup banyak, biasa menempatkan informasinya pada segmen yang sama. Tujuannya adalah agar membantu operasi switch LAN berjalan dengan efisien, dengan cara memelihara isi informasi dari suatu trafik dengan port yang spesifik. Konsep utama dari VLAN ini adalah dengan cara menempatkan data berdasarkan penempatan port.”

fitur VLAN terdapat pada Switch yang Manageable contoh : Switch Cisco Catalyst
VLAN ini berfungsi untuk mengelompokan/mengsegmentasi suatu jaringan menjadi lebih kecil untuk mengurangi beban kerja Switch tersebut

Nah ! pada kali ini kita akan mencoba mengkonfigurasi VLAN menggunakan Aplikasi Cisco Packet

kita akan menggunakan 1 buah Router yang dimana interface pada Router ini akan disubinterfacekan,

“kenapa harus menggunakan Router ? ”
karena IP Network pada setiap VLAN berbeda, maka untuk menghubungkannya,kita membutuhkan sebuah Router.

“kenapa harus disubinterface ? ”
jika diimplementasi kan pada nyatanya, harga sebuah interface tersebut MAHAL sekali, maka dari itu fungsi subinterface adalah membagi sebuah interface menjadi beberapa subinterface hanya dengan 1 buah interface fisik saja.

Sekarang kita akan membuat jaringan dengan 5 Vlan. Berikut Skema nya.

Seperti yang terlihat, hubungkan HUB Vlan2 ke fa0/1 , HUB Vlan3 ke fa0/2 dan seterusnya.

Setelah semua terhubung, lakukan konfigurasi CLI pada switch seperti berikut (tulisan yang di bold hanya sebagai penjelasan):

Konfigurasi Switch

Switch>en
Switch#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.

(untuk membuat VLAN dengan kode ID 2 :)

Switch(config)#vlan 2

(memberi nama pada VLAN 2)

Switch(config-vlan)#name bengkel

Switch(config-vlan)#exit

Switch(config)#vlan 3
Switch(config-vlan)#name kkpi1
Switch(config-vlan)#exit

Switch(config)#vlan 4
Switch(config-vlan)#name kkpi2
Switch(config-vlan)#exit

Switch(config)#vlan 5
Switch(config-vlan)#name tu
Switch(config-vlan)#exit

Switch(config)#vlan 6
Switch(config-vlan)#name dapur
Switch(config-vlan)#exit

(masuk ke Fa0/1 dan mendaftarkannya ke Vlan 2 :)

Switch(config)#interface fastethernet0/1
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 2
Switch(config-if)#exit

(masuk ke Fa0/2 dan mendaftarkannya ke Vlan 3 :)

Switch(config)#interface fastethernet0/2
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 3
Switch(config-if)#exit

Switch(config)#interface fastethernet0/3
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 4
Switch(config-if)#exit

Switch(config)#interface fastethernet0/4
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 5
Switch(config-if)#exit

Switch(config)#interface fastethernet0/5
Switch(config-if)#switchport mode access
Switch(config-if)#switchport access vlan 6
Switch(config-if)#exit

(membuat fa0/6 menjadi mode trunk yang berguna sebagai backbone ke router)

Switch(config)#interface fastethernet0/6
Switch(config-if)#switchport mode trunk
Switch(config-if)#end
Switch#
%SYS-5-CONFIG_I: Configured from console by console

Switch#show vlan (Melihat daftar vlan yang sudah kita buat)

VLAN Name                             Status    Ports
---- -------------------------------- --------- -------------------------------
1    default                          active    Fa0/6, Fa0/7, Fa0/8, Fa0/9
 Fa0/10, Fa0/11, Fa0/12, Fa0/13
 Fa0/14, Fa0/15, Fa0/16, Fa0/17
 Fa0/18, Fa0/19, Fa0/20, Fa0/21
 Fa0/22, Fa0/23, Fa0/24
2    bengkel                          active    Fa0/1
3    kkpi1                            active    Fa0/2
4    kkpi2                            active    Fa0/3
5    tu                               active    Fa0/4
6    dapur                            active    Fa0/5
1002 fddi-default                     act/unsup
1003 token-ring-default               act/unsup
1004 fddinet-default                  act/unsup
1005 trnet-default                    act/unsup 

VLAN Type  SAID       MTU   Parent RingNo BridgeNo Stp  BrdgMode Trans1 Trans2
---- ----- ---------- ----- ------ ------ -------- ---- -------- ------ ------
1    enet  100001     1500  -      -      -        -    -        0      0
2    enet  100002     1500  -      -      -        -    -        0      0
3    enet  100003     1500  -      -      -        -    -        0      0
4    enet  100004     1500  -      -      -        -    -        0      0
5    enet  100005     1500  -      -      -        -    -        0      0
6    enet  100006     1500  -      -      -        -    -        0      0
1002 fddi  101002     1500  -      -      -        -    -        0      0   
1003 tr    101003     1500  -      -      -        -    -        0      0   
1004 fdnet 101004     1500  -      -      -        ieee -        0      0   
1005 trnet 101005     1500  -      -      -        ibm  -        0      0   

Remote SPAN VLANs
------------------------------------------------------------------------------

Primary Secondary Type              Ports
------- --------- ----------------- ------------------------------------------
Switch#

Selanjutnya mari konfigurasi Routernya (masih di mode CLI).

Konfigurasi Router

Router>enable
Router#configure terminal
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#interface fastethernet0/0
Router(config-if)#no shutdown
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0, changed state to up

(masuk ke subinterface)

Router(config-if)#interface fastethernet0/0.2
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0.2, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0.2, changed state to up

(mengencapsulasikan Vlan2)

Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 2

Router(config-subif)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0 (memberikan IP dan subnet untuk VLAN)

Router(config-subif)#interface fastethernet0/0.3
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0.3, changed state to up
Router(config-subif)#
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0.3, changed state to up
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 3
Router(config-subif)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#interface fastethernet0/0.4
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0.4, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0.4, changed state to up
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 4
Router(config-subif)#ip address 192.168.3.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#interface fastethernet0/0.5
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0.5, changed state to up
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0.5, changed state to up
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 5
Router(config-subif)#ip address 192.168.4.1 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit
Router(config)#interface fastethernet0/0.6
%LINK-5-CHANGED: Interface FastEthernet0/0.6, changed state to upRouter(config-subif)#
%LINEPROTO-5-UPDOWN: Line protocol on Interface FastEthernet0/0.6, changed state to up
Router(config-subif)#encapsulation dot1Q 6
Router(config-subif)#ip address 192.168.5.3 255.255.255.0
Router(config-subif)#exit

IP dan Subnet

Sekarang berikan IP dan Subnet untuk tiap PC :

VLAN 2 (Bengkel Komputer)

PC 0 : 192.168.1.3 ; 255.255.255.0

PC 1 : 192.168.1.4 ; 255.255.255.0

VLAN 3 (Lab KKPI 1)

PC 2 : 192.168.2.3 ; 255.255.255.0

PC 3 : 192.168.2.4 ; 255.255.255.0

VLAN 4 (Lab KKPI2)

PC 4 : 192.168.3.3 ; 255.255.255.0

PC 5 : 192.168.3.4 ; 255.255.255.0

VLAN 5 (Tata Usaha)

PC 6 : 192.168.4.3 ; 255.255.255.0

PC 7 : 192.168.4.4 ; 255.255.255.0

VLAN 6 (Dapur) entah, apakah dapur zaman sekarang sudah memiliki VLAN di dalamnya heheheheee.

PC 8 : 192.168.5.3 ; 255.255.255.0

PC 9 : 192.168.5.4 ; 255.255.255.0

Sekarang coba lakukan cek dari komputer pada VLAN 2 ke komputer yang terdapat di VLAN lain contoh,

dari PC 0 lakukan ping ke 192.168.2.4

dan lakukan juga ping ke semua komputer.Jika berhasil, selamat… VLAN anda bekerja dengan baik ^^

Sebenarnya ini tugas saya di sekolah…

ada baiknya melihat referensi lain di :

Blog Guru Saya : Pak Hendra

Blog Kakak Kelas Saya : Kak Dimas

Terimakasih.

  • Search:
  • Google translator

      Translate to:


  • openSUSE.org
  • ————————

    CATEGORIES CLOUD
  • ------------------------

    Command LINUX (7)
    HTML (2)
    Joke (7)
    Life (4)
    LINUX openSUSE (17)
    Nature (6)
    Network (18)
    Other? (6)
    Registry XP (3)
    Seminar (1)
    Uncategorized (1)
    Web Browser (6)
    Windows (17)

    WP Cumulus Flash tag cloud by Roy Tanck and Luke Morton requires Flash Player 9 or better.

  • My Web’s Value

  • free counters
    kalau mau copy paste, tulis httpz.webege.com sebagai sumber tulisannya/kasi link ke httpz.webege.com...

    http+z

    Visit http+z Group

    IP